Smartphone Android Sony Xperia Z1S akan Diluncurkan pada 3 Januari 2014

Smartphone Android Sony Xperia Z1S akan Diluncurkan pada 3 Januari 2014


Sony sudah secara resmi menjual versi mini Xperia Z1 di Jepang dengan nama Xperia Z1f. Dan dalam waktu dekat, pihak Sony pun dikabarkan bakal meluncurkan Xperia Mini versi global dengan nama Sony Xperia Z1S. Menurut informasi yang dilansir dari Gforgames, smartphone ini akan diperkenalkan oleh Sony di Jepang pada tanggal tersebut.
Belum ada informasi mengenai berapa banderol yang bakal dipatok oleh Sony untuk smartphone tersebut. Namun kemungkinan besar, pihak Sony akan menjual smartphone ini dengan harga kurang dari 4100 yuan atau sekitar 8.2 juta rupiah.
Mengenai spesifikasinya, smartphone mini ini tak terlalu berbeda dengan saudara besarnya, terutama pada bagian prosesor, RAM ataupun memori internalnya. Sony Xperia Z1S bakal hadir dengan layar berukuran 4.3 inci IPS yang memiliki resolusi 720 x 1080 piksel. Selain dari ukuran layar yang lebih kecil, smartphone ini juga hadir dengan baterai yang lebih kecil, 2300 mAh.

Pemerintah Cina Larang Penjualan Game Battlefield 4

Pemerintah Cina Larang Penjualan Game Battlefield 4


Game Battlefield 4 dilarang oleh Pemerintah Cina untuk digunakan oleh para masyarakatnya. Pelarangan ini dilakukan oleh pemerintah Cina satu minggu setelah mulai dijual oleh Electronic Arts (EA) di negeri tirai bambu.
Pelarangan itu dilakukan karena game Battlefield 4 dianggap telah mendiskreditkan image negara Cina. Pemerintah Cina melalui Kementarian Kebudayaan setempat pun menganggap bahwa segala konten yang terkait dengan game Battlefield 4 termasuk dalam kategori ilegal.
Selanjutnya, pemerintah Cina pun menyarankan kepada para gamer yang sudah mengunduh game ini untuk menghapusnya dari konsol serta PC. Hal ini karena mereka tak akan bisa mendownload patch ataupun hal lain yang terkait dengan game Battlefield 4.
Pihak EA sendiri belum memberikan komentar resminya terkait pelarangan yang dilakukan oleh pemerintah Cina ini. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak dunia, tentunya menjadi kerugian besar bagi EA kalau tak bisa menjual game tersebut di negeri Cina.

Para Remaja kini Mulai Tinggalkan Facebook, Beralih ke Instagram, Twitter serta WhatsApp

Para Remaja kini Mulai Tinggalkan Facebook, Beralih ke Instagram, Twitter serta WhatsApp


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Global Social Media menunjukkan hasil yang kurang begitu menggembirakan bagi Facebook. Popularitas jejaring sosial terbesar dunia tersebut mulai mengalami penurunan di mata para remaja.
Menurunnya tingkat popularitas Facebook di mata para remaja itu karena mereka tak ingin diawasi oleh para orang tua. Dalam penelitian tersebut, terungkap kalau para remaja merasa tak nyaman di Facebook karena adanya permintaan teman dari para orang tua ataupun kerabat lainnya.
Penelitian ini diadakan dengan melibtkan remaja berusia 16 hingga 18 tahun di delapan negara Eropa. Para remaja tersebut pun enggan memakai Facebook dan beralih ke jejaring sosial lainnya seperti Twitter, Instagram, WhatsApp ataupun SnapChat.
Salah satu anggota tim peneliti Daniel Miller mengatakan bahwa fenomena itu tak hanya menunjukkan penurunan popularitas Facebook. Bahkan dia menganggap kalau Facebook saat ini telah mati dan terkubur. Terlebih dengan keengganan para remaja untuk memakai jejaring sosial tersebut.