Deskripsi dan Jenis Tumbuhan Gunung Bukittunggul Bandung

Gunung Bukittunggul terletak kurang lebih 30 km sebelah utara Kota Bandung. Kawasan Bukittunggul merupakan pertemuan 3 batas daerah administratif, yaitu Kab. Sumedang, Kab. Subang, dan Kab. Bandung.
Di sekeliling kawasan ini banyak terdapat gunung – gunung yang punggungannya berderet dengan ukuran relatif kecil. Di sebelah utara terletak G. Kembar, G. Orem, dan G. Buleud, G. Canggak dan G. Ipis terletak di sebelah Timur Laut. Tepat sebelah timur terdapat G.Sanggara dan G. Pangparang Selatan terdapat G. Palasari, sedangkan sebelah Barat dibatasi oleh G. Ciruangbadak dan G. Cikoneng. G. Bukittunggul memiliki ketinggian 2.206 mdpl. Kawasan utara bertebing cukup terjal, sedangkan kawasan selatan lebih landai.
gunung bukittunggul bandung

Di pegunungan ini dapat ditemui beberapa jenis tumbuhan, diantaranya tumbuhan obat seperti Babadotan (Ageratum conyzoides), Kayu Manis (Cinnamomum burmani), Burahol, Kina (Cinchona pubeschens), Pacing, Lumut Kerak, dan Kecubung (Datura metel). Ada juga jenis tumbuhan makanan seperti Ganyong (Canna indica), Gandapura (Gaultheria leucocarpa), Saliara, Paku Harupat, Konyal, dan Honje. Tumbuhan beracun antara lain Biduri, Kecubung Wulung, dan Kecubung Gunung. Ada juga tumbuhan lain yang dapat dimakan seperti Tapal Kuda, Arbei, Pacar Air, dan Begonia.
Lihat juga info lainnya : http://azizbin.blogspot.com/2014/08/gunung-bukittunggul-2206-mdpl-kawasan.html

Gunung Bukittunggul 2206 mdpl Kawasan Cicaheum Bandung

     Topografi Kawasan Gunung Bukittunggul merupakan salah-satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Prasejarah dan memiliki topografi yang berbukit-bukit dengan puncak berbentuk punden berundak dengan ketinggian mencapai 2206 mdpl. Di sekitar Gunung Bukittunggul juga terdapat jalur yang landai dan terjal.
gunung bukittunggul 2206 mdlp
gunung bukittunggul 2206 mdlp

        Gunung Bukittunggul mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit (kawasan hutan yang terdapat di ketinggian antara 300 - 750 meter), hutan Dipterokarp Atas (kawasan hutan yang terdapat di ketinggian 750 - 1.200 meter), hutan Montane (salah satu formasi hutan tropika basah yang terbentuk di wilayah pegunungan), dan hutan gunung. Di Gunung Bukittunggul dapat ditemui beberapa jenis tumbuhan, diantaranya tumbuhan obat seperti Babadotan (Ageratum conyzoides), Kayu Manis (Cinnamomum burmani), Burahol, Kina (Cinchona pubeschens), Pacing, Lumut Kerak, dan Kecubung (Datura metel). Ada juga jenis tumbuhan makanan seperti ganyong (Canna indica), gandapura (Gaultheria leucocarpa), Saliara, Paku Harupat, Konyal, dan Honje. Tumbuhan beracun antara lain Biduri, Kecubung Wulung, dan Kecubung Gunung.Pada daerah ini masih terdapat banyak babi hutan dan jenis hewan lainnya seperti burung, mamalia dan reptile.

                     Emergency :

·  Terdapat Puskesmas terdekat terdapat di Cibodas 45 menit dari basecamp Elnino di desa Cipanjalu.
·         Terdapat Puskesmas juga di desa Cipanjalu, 2 menit dari basecamp Elnino ke arah selatan.

Kasih Sayang Ibu Kepada Anak

Ibu yang mengandung dari benih hingga menjadi janin selama 9 bulan 10 hari dan terlahir seorang bayi yang sangat didambakan seorang suami dan istri. Ketika bayi itu lahir menetes airmata ibu yang terharu melihat buah hatinya terlahir dengan sempurna. Ibu pun memeluk bayi yang baru saja lahir dengan penuh kasih sayang dan rasa haru. Berdoa dalam hati berharap anaknya dapat jadi anak yang soleh. Dari kecil ibu selalu membawa bayi itu kemanapun ia pergi tanpa kenal lelah. Nama yang diberikan oleh seorang ayah dan ibu sangat indah dan berharap buah hatinya tumbuh dengan baik. Namun saat diusia 5 tahun buah hatinya sering mengalami sakit tanpa diketahui sebabnya. Sang Ibu selalu berdoa disetiap sujudnya memohon kepada Sang Pencipta agar buah hatinya dapat sehat kembali seperti sebelumnya. Akhirnya sang Ibu mendapat petunjuk dari Allah SWT, bahwa ia harus mengganti nama anak tersebut agar sehat kembali. Di usianya yang ke 5 tahun anaknya berubah nama dan akhirnya anak tersebut sehat kembali seperti sebelumnya. Dapat bermain dengan anak-anak disekeliling rumahnya. Ibu tersenyum dengan riang gembira sambil memandang wajah anak itu. Perjuangan yang Ibu lakukan untuk anaknya tidak akan pernah sia-sia karena Ibu hanya ingin anaknya jadi anak yang berbakti, sukses dan jadi anak soleh. Berbaktilah selalu kepada Ibu, Ibu yang selalu ada saat kita sedih, senang, maupun susah. Kasing sayang seorang Ibu selalu ada meski Ibu telah tiada...

Smartphone Android Sony Xperia Z1S akan Diluncurkan pada 3 Januari 2014

Smartphone Android Sony Xperia Z1S akan Diluncurkan pada 3 Januari 2014


Sony sudah secara resmi menjual versi mini Xperia Z1 di Jepang dengan nama Xperia Z1f. Dan dalam waktu dekat, pihak Sony pun dikabarkan bakal meluncurkan Xperia Mini versi global dengan nama Sony Xperia Z1S. Menurut informasi yang dilansir dari Gforgames, smartphone ini akan diperkenalkan oleh Sony di Jepang pada tanggal tersebut.
Belum ada informasi mengenai berapa banderol yang bakal dipatok oleh Sony untuk smartphone tersebut. Namun kemungkinan besar, pihak Sony akan menjual smartphone ini dengan harga kurang dari 4100 yuan atau sekitar 8.2 juta rupiah.
Mengenai spesifikasinya, smartphone mini ini tak terlalu berbeda dengan saudara besarnya, terutama pada bagian prosesor, RAM ataupun memori internalnya. Sony Xperia Z1S bakal hadir dengan layar berukuran 4.3 inci IPS yang memiliki resolusi 720 x 1080 piksel. Selain dari ukuran layar yang lebih kecil, smartphone ini juga hadir dengan baterai yang lebih kecil, 2300 mAh.

Pemerintah Cina Larang Penjualan Game Battlefield 4

Pemerintah Cina Larang Penjualan Game Battlefield 4


Game Battlefield 4 dilarang oleh Pemerintah Cina untuk digunakan oleh para masyarakatnya. Pelarangan ini dilakukan oleh pemerintah Cina satu minggu setelah mulai dijual oleh Electronic Arts (EA) di negeri tirai bambu.
Pelarangan itu dilakukan karena game Battlefield 4 dianggap telah mendiskreditkan image negara Cina. Pemerintah Cina melalui Kementarian Kebudayaan setempat pun menganggap bahwa segala konten yang terkait dengan game Battlefield 4 termasuk dalam kategori ilegal.
Selanjutnya, pemerintah Cina pun menyarankan kepada para gamer yang sudah mengunduh game ini untuk menghapusnya dari konsol serta PC. Hal ini karena mereka tak akan bisa mendownload patch ataupun hal lain yang terkait dengan game Battlefield 4.
Pihak EA sendiri belum memberikan komentar resminya terkait pelarangan yang dilakukan oleh pemerintah Cina ini. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak dunia, tentunya menjadi kerugian besar bagi EA kalau tak bisa menjual game tersebut di negeri Cina.

Para Remaja kini Mulai Tinggalkan Facebook, Beralih ke Instagram, Twitter serta WhatsApp

Para Remaja kini Mulai Tinggalkan Facebook, Beralih ke Instagram, Twitter serta WhatsApp


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Global Social Media menunjukkan hasil yang kurang begitu menggembirakan bagi Facebook. Popularitas jejaring sosial terbesar dunia tersebut mulai mengalami penurunan di mata para remaja.
Menurunnya tingkat popularitas Facebook di mata para remaja itu karena mereka tak ingin diawasi oleh para orang tua. Dalam penelitian tersebut, terungkap kalau para remaja merasa tak nyaman di Facebook karena adanya permintaan teman dari para orang tua ataupun kerabat lainnya.
Penelitian ini diadakan dengan melibtkan remaja berusia 16 hingga 18 tahun di delapan negara Eropa. Para remaja tersebut pun enggan memakai Facebook dan beralih ke jejaring sosial lainnya seperti Twitter, Instagram, WhatsApp ataupun SnapChat.
Salah satu anggota tim peneliti Daniel Miller mengatakan bahwa fenomena itu tak hanya menunjukkan penurunan popularitas Facebook. Bahkan dia menganggap kalau Facebook saat ini telah mati dan terkubur. Terlebih dengan keengganan para remaja untuk memakai jejaring sosial tersebut.

Kolaborasi Gempita RI - Singapura untuk Si Laksamana Agung

Kolaborasi Gempita RI - Singapura untuk Si Laksamana Agung

Indonesia diwakili Semarang yang membawa 60 orang untuk menghadiri pesta pembukaan Zheng He Festive Village.

cheng ho,sam poo kong,semarangLaksamana Cheng Ho diabadikan sebagai patung di Kuil Sam Poo Kong, Semarang. (Andy Wibowo/Fotokita.net)
Beberapa pekan belakangan, bubungan asap membuat hubungan Indonesia dengan Singapura menegang. Asap yang berasal dari kebakaran hutan di Sumatra itu membuat kadar Pollutant Standards Index (PSI) di Singapura mencapai lebih dari angka normal 100.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampai mengucapkan permintaan maafnya pada tetangga kita itu, Senin (24/6) malam, di Jakarta. Seperti layaknya tetangga, Indonesia-Singapura sedang mengalami pasang surut hubungan.
Jika Juni 2013 hubungan ini memburuk, delapan tahun lalu relasi ini malah sedang kuat-kuatnya. Indonesia digandeng Singapura untuk menghelat perayaan 600 tahun pelayaran Laksamana Cheng Ho, Juni 2005 silam.
Aneka kembang api memijarkan cahaya benderang di angkasa. Warna-warninya berpendar seolah memancarkan gempita dan semangat kesiapan Singapura menyambut para tamu dalam perayaan itu. Pesta kembang api digelar seusai Menteri Luar Negeri Singapura saat itu, George Yeo, menyalakan obor – tanda pembukaan acara – bersama koleganya dari enam negara: Cina, Indonesia, India, Iran, Kenya, dan Malaysia.
Yang menarik, pesta ini digelar di negeri yang sebetulnya tak tertera dalam daftar persinggahan armada Cheng Ho.
Singapura memang jeli. Momentum kebangkitan Cina sebagai kekuatan dunia tentu memiliki makna tersendiri. Geliat Sang Naga dicermati seksama oleh dunia. Sudah pasti, perayaan kilas balik misi besar itu merupakan salah satu usaha menangkap peluang devisa dari dunia pariwisata. Terlebih pemaparan sejarah besar tersebut dikelola serius dan rapi.
Lim Neo Chian, ketua badan pelaksana perayaan itu, dengan bersemangat mengatakan, “Persiapannya memakan waktu satu setengah tahun yang melibatkan usaha berbagai pelaku.”
Beragam lembaga turut terlibat, seperti National Library Board, National Heritage Board, National Parks Board, International Zheng He Society dan Friends of Admiral Zheng He Society.  Tak cukup itu, Profesor Wang Gungwu – Direktur East Asian Institute di National University of Singapore diangkat sebagai ketua panel penasehat.
Usaha keras itu berupaya menampilkan rekonstruksi – dalam skala kecil – sejumlah pelabuhan yang sempat disinggahi armada raksasa kekaisaran Ming yang mulai meninggalkan ibukota Nanjing pada Juli 600 tahun silam.
Dalam perayaan ini pihak tuan rumah menampilkan tujuh paviliun plus satu panggung utama. Tiap paviliun menyajikan peragaan seni dan budaya dan pameran cinderamata. Para penampil pada tiap paviliun sengaja langsung didatangkan dari daerahnya masing-masing.
laksamana cheng hoWajah Kelenteng Sam Po Kong di kota Semarang, ini termasuk peninggalan salah satu tempat yang disinggahi oleh Laksamana Cheng Ho. (Gloria Samantha)
Misalnya dari Indonesia, diwakili oleh Semarang. Gubernur Jawa Tengah kala itu, Mardiyanto, memboyong sekitar 60 orang untuk menghadiri pesta pembukaan Zheng He Festive Village yang digelar dari 30 Juni – 10 Juli ini.
Kolega Singapura yang berasal dari negeri Cheng Ho pun tak ketinggalan. Sejumlah dara cantik berwajah oriental kerap kali menebar senyum kepada tiap tamu yang memasuki paviliun yang dibangun mirip rumah tradisional Cina.
Meski tak dapat berbahasa Inggris, mereka tak pernah menolak permintaan pengunjung untuk berfoto bersama. Tampil dengan busana tradisional tentu amat menarik siapa saja.
Festival ini dipusatkan di Pantai Marina, di tepi Pelabuhan Marina, ditata apik dengan menampilkan lambang-lambang sejumlah tempat persinggahan sang laksamana dalam tujuh muhibah agungnya.
Sejarah pelayaran Cheng Ho memang pantas dirayakan. Laksamana bernama asli Ma He ini merasakan ganasnya lautan hampir satu abad sebelum Christopher Columbus menjejakkan kakinya di daratan Amerika dan Vasco da Gama di India.
Bicara kekuatan laut pun, kekuatan ekspedisi Eropa tak sebanding dengan Ming. Sebab jika seluruh armada kapal Columbus dan da Gama digabungkan, maka cukup hanya ditempatkan di geladak salah satu kapal saja di dalam barisan armada laut Cheng Ho.
(Artikel Gempita Perayaan Pelayaran Laksamana Agung ini pernah diturunkan sebagai advertorial dalam National Geographic Indonesia edisi Agustus 2005).
(Zika Zakiya)

http://nationalgeographic.co.id 

27 Juni 1976, Dunia Saksikan Lahirnya Virus Ebola

27 Juni 1976, Dunia Saksikan Lahirnya Virus Ebola

Hingga sekarang, belum ada vaksin penyembuh bagi mereka yang terpapar virus mematikan ini.

ebolaVirus Ebola dengan perbesaran 108.000 kali. (Thinkstockphoto)
Tepat 37 tahun lalu, seorang pekerja toko di Nzara, Sudan, tiba-tiba sakit. Lima hari berselang, ia meninggal dunia. Dengan kematiannya, dunia tanpa sadar menyaksikan dampak dari virus Ebola pertama, 27 Juni 1976.
Virus ini kemudian menjadi wabah di seluruh area tersebut. Dilaporkan terjadi 284 kasus, setengah di antaranya membuat korban sekarat. Gejala dari Ebola hemorrhagic fever (EHV) biasanya dimulai empat hingga 15 hari sesudah seseorang terinfeksi. Rata-rata gejala yang dialami berupa sakit seperti flu, demam tinggi, dan nyeri.
Semua gejala di atas biasanya diikuti dengan diare, muntah, serta kemunculan ruam di seluruh tubuh. Lalu dimulailah gejala menyakitkan seperti keluarnya darah dari semua lubang di tubuh. Dilanjutkan dengan rusaknya organ-organ internal si penderita. Masuk hari ketujuh hingga kesepuluh, muncul rasa kelelahan, dehidrasi, dan shock.
Dokter yang merawat para korban awal sadar bahwa virus ini terjadi ketika ada kontak yang cukup dekat. Sebagai contoh, di Rumah Sakit Maridi, Sudan, 33 dari 61 suster yang merawat pasien penderita Ebola, akhirnya ikut tewas karena virus tersebut.
Studi yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut, virus ini memiliki angka kematian sebesar 90 persen. Umumnya berkembang di desa-desa terpencil di Afrika Tengah dan Barat.
Diyakini, virus bermula dari hewan liar yang menularkannya ke manusia hingga akhirnya mematikan bagi populasi manusia. Hewan yang dianggap sebagai inang alaminya adalah kelelawar buah dari famili Pteropodidae. Hingga sekarang, belum ada vaksin penyembuh bagi mereka yang terpapar.
(Zika Zakiya. Sumber: WHO, History Channel)